[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
All Out Jaga Bapok
All Out Jaga Bapok

Kinerja pemerintah menjaga stabilitas harga bahan pokok menjelang puasa dan lebaran menuai apresiasi publik.  Komitmen bekerja keras, all out, dilakukan guna memastikan stok bahan kebutuhan pokok (bapok) tetap tersedia,  harga stabil,  agar masyarakat senang.  Ibu-ibu bisa berbelanja ke pasar rakyat dengan tetap semangat dan ceria.  

Seperti dilaporkan Kontan, pemerintah akan mengawasi seluruh rantai pasok bapok untuk memastikan stok terjamin dan harga stabil. Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag Ninuk Rahayuningrum mengaku kinerja pemerintah akan lebih totalitas.
 
“Pemerintah akan all out menjaga stabilitas harga barang kebutuhan pokok. Ada dua langkah penting, yakni mengidentifikasi kecukupan pasokan barang kebutuhan pokok di sejumlah daerah dan mengawal pasokan barang kebutuhan pokok di pasar,” kata Ninuk seperti dilaporkan Kontan.
 
Pengawasan dan pengawalan dilakukan secara cermat di setiap daerah.  Koordinasi dibangun guna menciptakan komunikasi lebih efektif dan pengumpulan data serta informasi yang lebih terpadu sebagai dasar pengmbilan kebijakan.  Sistem pantauan pasar secara real time terua menjadi acuan harga dan stok bapok.
 
Stok bapok memang harus aman dan harga harus lebih stabil.  Tidak terlalu murah karena petani juga harus mendapatkan keuntungan yang wajar atas jerih payahnya menanam. Pedagang harus mendapat keuntungan yang sepadan yang telah berusaha membawa bahan pokok dari area pertanian ke pasar dan dikemas dengan baik.  
 
Tak kalah penting adalah konsumen juga harus bisa membeli dengan harga yang terjangkau.  Petani senang,  pedagang puas,  konsumen ceria.  Inilah tiga “elemen” dalam rantai perdagangan yang senantiasa dijaga pemerintah.  
 
Semua jurus dilakukan pemerintah untuk menjaga tiga “elemen” ini berjalan dengan baik.  Jelang puasa dan lebaran ini,  Menteri Perekonomian Darmin Nasution meminta Bulog  menyerap beras dan gabah petani sebesar 1,2 juta ton hingga Juni 2018.  Penyerapan besar-besaran ini memberi jaminan kepada petani bahwa hasil pertaniannya terjamin pemasarannya.  Pemerintah juga memerlukan agar harga beras di pasar tetap stabil sehingga konsumen bisa tersenyum senang.  
 
Saat ini operasi pasar sedang dilakukan oleh Perum Bulog.  Pasalnya harga beras masih belum turun ke titik standar sesuai HET.  Dirut Bulog Djarot Kusumayakti telah menyiapkan tak kurang 400.000 ton beras. 
 
Panen padi mulai terjadi di sejumlah tempat.  Di pasar seharusnya stok beras makin banyak.  Ditambah dengan OP Bulog,  stok dijamin cukup.  Harga beras diharapkan secepatnya kembali ke posisi stabil. 
 
Satgas Pangan juga mulai turun tangan melihat apakah terjadi permainan dalam rantai perdagangan.  Jika terjadi penyimpangan Satgas Pangan tak segan menindaknya. 
 
Berbagai cara dilakukan pemerintah.  Negara hadir di tengah masyarakat,  melayani,  memantau, dan memastikan kebutuhan rakyat terpenuhi.  Pemerintah tidak ingin rakyat sulit mengakses bahan pokok. Pemerintah tak mau dipermainkan tengkulak dan pedagang nakal,  para penimbun bapok,  dan spekulan. 
 
Langkah tegas memang tak bisa di atas kertas.  Harua dilakukan segera kepada mereka yang mengganggu pangan rakyat.  (herubahtiar) 
Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by