[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
Kapal Mewah Asal Italia Singgah Di Lombok
Kapal Mewah Asal Italia Singgah Di Lombok

Lombok, TNO – Kapal mewah MV. Costa Luminosa singgah di Lombok melalui Pelabuhan Lembar pada Rabu (14/3). Ini merupakan kunjungan perdana Costa Luminosa ke Lombok dengan membawa wisman sebanyak 1.677 orang dengan crew 871 orang. Lebih besar dari kapal Volendam dengan panjang kapal 294 meter kapal ini di Nahkodai Capt.Fava Matteo asal Italia datang langsung dari Singapore tiba di Pulau Lombok melalui Pelabuhan Lembar pada pukul 12.30 WITA dan melanjutkan perjalanannya pada pukul 22.05 WIB ke Pelabuhan Benoa Bali.

Kapal mewah ini mulai dioperasikan mulai sejak 2008 dan dimiliki oleh perusahaan Carnival Corporation & pcl. MV. Costa adalah hotel berbintang di atas air dengan fasilitas yang dimiliki antara lain casino, Ocean Bar, Theater, Frans Hals Show Lounge, Fitnes, Kolam renang, Spa dan Salon

Tarian adat Lombok ”Gendang Be’leq” menjadi suguhan pada saat wisman turun dari sekoci kapal milik MV. Costa Luminosa, selain menggunakan sekoci milik kapal, pihak agen kapal menambah armada untuk debarkasi / embarkasi (naik dan turun) penumpang dari kapal ke dermaga ponton menggunakan kapal cepat marina srikandi.

General Manager Pelindo III Lembar Made Rusli Suniajaya menyampaikan, karena saat ini hanya bisa berlabuh maka para turis diantar ke dermaga menggunakan thunder boat. Kini dermaga terminal baru di Gili Mas akan didesain dengan kedalaman mencapai -14 meter LWS (dibawah permukaan air) sehingga ribuan wisatawan yang akan datang dengan cruise berukuran besar dapat langsung bersandar di dermaga Terminal Gili Mas. PT PP akan mengerjakan desain dan pembangunan dermaga kapal pesiar dan dermaga petikemas di Terminal Gili Mas, yang merupakan pengembangan dari Pelabuhan Lembar Lombok Nusa Tenggara Barat.

Saat ini proyek pengembangan Terminal Gili Mas, Lombok sedang memasuki tahap pematangan lahan dan diperkirakan mulai beroperasi pada tahun 2019.

Ada yang mengabadikan moment dengan kamera pribadi, kemudian penumpang kapal ini akan diajak ke lokasi wisata yang ditawarkan travel agent dengan rute yang berbeda-beda. Dengan kunjungan kapal cruise yang ke 5 di awal tahun ini, Pelabuhan Lembar tetap meningkatkan pelayanan dan meningkatkan fasilitas di area ISPS Code/lokasi steril untuk naik turun penumpang wisatawan.

Made Rusli menambahkan walaupun hujan lebat wisman yang turun dari kapal tidak keberatan untuk berbasah-basah karena Pulau Lombok saat ini telah menjadi salah satu tempat wisata di Indonesia yang sudah dikenal wisman manca negara. Penumpang yang kebanyakan dari spanyol turun untuk mengunjungi obyek-obyek wisata seperti Taman Narmada, Taman Mayure, Gili Trawangan, Gili Nangu, kemudian pembuatan gerabah di Banyumulek lagi. Keindahan Pulau Lombok perlu perhatian dan dukungan bersama seluruh daerah untuk menyikapi datangnya ribuan wisatawan ini.

“Dengan kunjungan wisatawan di Pulau Lombok secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian di Pulau Lombok NTB, tidak hanya dengan mengefektifkan kinerja bongkar muat logistik, tetapi juga pada sektor pariwisata dengan menarik lebih banyak turis domestik dan mancanegara untuk terus datang,” ucapnya. (RN)

Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by