[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
Jual Kopi ke Negeri Kiwi Rp 81 Miliar
Jual Kopi ke Negeri Kiwi Rp 81 Miliar

Wellington, TNO – “Diplomasi Kopi”yang dijalankan Presiden Joko Widodo berhasil menggaet transaksi penjualan kopi senilai USD6 juta atau Rp 81 miliar (per dolar Rp 13.500). Sukses ini disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda melalui pesan pendek ke redaksi Trade News Online, Senin (19/3), semalam langsung dari Wellington,  Selandia Baru. 

Jajaran Ditjen PEN Kemendag berhasil merealisasikan “diplomasi kopi” ala Presiden Joko Widodo melalui kegiatan misi dagang yang mempertemukan pengusaha Indonesia dan Selandia Baru. 

“Hingga Senin (19/3), misi dagang Kemendag ke Selandia Baru telah mencatatkan potensi transaksi

USD 9,74 jutadengan USD 6 juta  dicatatkan dari produk kopi,” katanya.

Mengutip rilis Biro Humas Kemendag,  sisanya disumbang dari tenaga kerja, perkebunan dan permesinan, produk turunan kelapa sawit, pupuk, serta makanan dan minuman.

 

Misi dagang ke Selandia Baru ini sangat membanggakan.  Sejumlah pendandatanganMoU dilakukan.  Sebelum CEO Meeting dimulai, dilaksanakan penandatanganan nota kesepahaman antara Indonesia dan Selandia Baru. Terdapat tiga penandatanganan yaitu antara Kalbe Farma dan Westland Milk Products, Kalbe Farma dan Fonterra, serta Jakarta International College (JIC) dan AucklandUniversityof Technology. Nota kesepahaman meliputi penjajakan kerja sama bahan baku produk, pengembangan pasar, dan pendidikan.

Setelah CEO Meeting, Arlinda turut mendampingi Presiden RI dan menteri-menteri Kabinet Kerja dalam pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dan jajaran menterinya.  Arlinda juga mengikuti acara temu Presiden RI dengan diaspora Indonesia di Selandia Baru.

Indonesia dan Selandia Baru sangat berpotensi meningkatkan hubungan perdagangan di masa depan. Kedua negara berkomitmen mencapai total perdagangan sebesar USD 2,9 miliar atau Rp 40 triliun di tahun 2024.

“Momentum ini dapat semakin membuka peluang untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke negara dengan pasar yang belum tergarap seperti Selandia Baru. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menghasilkan kesepakatan atau transaksi potensial antara pelaku usaha dua negara untuk meningkatkan perdagangan bilateral di masa mendatang,” kata Arlinda. (*/her) 

Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by