[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
Instruksi Presiden: Amankan Pangan
Instruksi Presiden: Amankan Pangan

Rapat kabinet digelar pekan lalu.  Meski puasa dan lebaran 2018 masih lama,  Presiden menginstruksikan para menteri kabinetnya mengamankan stok dan menstabilkan harga-harga pangan.  Instruksi Presiden ini terlihat ritual tahunan tetapi hasilnya sangat luar biasa.  Petani senang karenaproduklangan terjuang dengan harga layak,  dan rakyat konsumen ceria karena dapat membeli produk langan dengan harga wajar.  Pasar tak bergejolak. 

Maka pantas saja tahun lalu,  Presiden Joko Widodo memberi apresiasi kepada Menteri Perdagangan dan sejumlah menteri lainnya atas stabilitas harga pangan pada puasa dan lebaran 2017.

Puasa dan lebaran tahun 2018 ini akan terjadi pada pertengahan bulan Mei dan Juni 2018. Saat ini panen padi mulai semarak di sejumlah daerah.  Harga gabah juga dibeli dengan harga bagus.  Bulog sendiri ditargetkan akan menyerap gabah petani hingga 2,2 juta ton hingga Juni tahun ini. 

Setelah operasi pasar dilakukan besar-besaran,  harga beras mengalami penurunan signifikan.Harga eceran tertinggi untuk beras medium dan premium masih stabil, meski beberapa kali sempatkesandung. 

Sejumlah harga pangan lainnya juga berjalan stabil.  Bawang putih yang sedikit kena batu sandungan dan naik beberapa rupiah kini mulai stabil.  Begitu juga cabai dan bawang merang tidak ada masalah berarti. 

Yang penting adalah gerak cepat sejumlah menteri untuk mengamankan puasa dan lebaran.  Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita misalnya.  Buru-buru sang menteri melakukan sidak gudang Bulog di sejumlah daerah. 

Seperti tahun lalu,  Sang Menteri juga mulai melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah, satgas pangan,  kementerian perhubungan,  kepolisian,  Bulog, kementerian pertanian, dan tim penjaga inflasi daerah. Satu lagi yang penting yaitu para pedagang dan distributor. 

Ruang-ruang rapat disesaki dengan koordinasi antarinstansi.  Kesepakatan-kesepakatan pun dibuat.  Jalur-jalur distribusi dipantau dan disiapkan.  Kelancaran arus logistik dipastikan keamanan dan kenyamannya. 

Strategi lainnya adalah menutup sumbu kepanikan.  Media massa diajak bekerja sama menciptakan kedamaian.  Tidak membuat isu-isu negatif yang meresahkan.  Tidak menciptakan framing-framingyangjusteru memicu gejolak harga.  Memberitakan apa adanya,  tanpa bumbu dan tanpa spekulasi. 

Semua pihak akan memantau siapa yang akan bermain di air keruh.  Siapa yang akan memanfaatkan momentum puasa dan lebaran dengan menaikkan harga seenaknya sendiri.  Jika ada spekulan dan penimbunan-penimbunan,  ingat rakyat akan mengawasi.  Aparat keamanan ikut memantau dan akan bertindak tegas. 

Kini,  semua koordinasi dan upaya sedang dilakukan secara intensif.  Butuh kearifan semua pihak untuk membuat masyarakat dapat menikmati puasa dan lebaran dengan ceria dan tersenyum bahagia.  Semoga...!!  (Bang Teno) 

Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by