[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
Prestasi Ekonomi Jokowi
Prestasi Ekonomi Jokowi

Tahun 2018 ini, berbagai pujian dilayangkan untuk pemerintahan Joko Widodo-JK. Jugadari lembaga moneter dunia,  IMF.  Apa kataIMF? Apa juga kata Presiden Joko Widodo tentang ekonomi negeri ini?

Sejumlah prestasi ekonomi disematkan untuk Indonesia.  International MoneteryFund (IMF) melalui direktur pelaksananya  Christine Lagarde menyampaikan bahwa perekonomian Indonesia saat ini sudah berjalan dengan sangat baik. Konsumsi, investasi, dan ekspor disebutnya menjadi penggerak utama ekonomi Indonesia saat ini.

“Tiga mesin ekonomi itu semuanya berjalan dengan sangat baik," ujar Lagarde dalam kunjungannya ke Indonesia. 

IMF bahkan memuji kepemimpinan Jokowi dalam menjalankan reformasi ekonomi yang dilaksanakan dengan sangat baik.  Penyederhanaan proses perizinan dipandang IMF sebagai reformasi yang penting yang memungkinkan para investor  bisa mendaftar dan mengurus perizinan di satu tempat saja.

Seperti diketahui,  Presiden Jokowi telah mengeluarkan 16 Paket Kebijakan Ekonomi untuk meraih ambisi menjadi nomor 40 dalam kemudahan berusaha dan berinvestasi di Indonesia.  Akhir tahun 2017, Indonesia berhasil menyodok ke level 72 darikondisi sebelumnya yang stagnan di level 120 duniasejk 2014.

Berbagai lembaga dunia juga memberi predikat sangat positif bagi Indonesia.  Lembaga seperti Moody’s dan S&P memberikan pesan kepada dunia bahwa Indonesia sebagai negeri yang sangat layak investasi. 

Daya saing Indonesia juga terus meningkat dari peringkat 41 menjadi 36 dari 137 negara.  Angka penunjang pertumbuhan ekonomi juga positif.  Ekspor misalnya menyumbang 17,27% pada pertumbuhan ekonomi.  Dari jumlah itu 7,11% disumbang dari investasi. 

Yang tak kalah mengejutkan, Indonesia terpilih menjadi kelompok Trillion-DollarClub. Predikat ini sangat mengagumkan karena hanya ada 16 negara di dunia yang memiliki perekonomian dengan nilai Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar US$ 1 trilliun per tahun.

"Dan tahun lalu kita menjadi negara ke-16 dalam kelompok ini. Ini sekali lagi patut kita syukuri, artinya PDB kita ini besar, jangan lupa itu," kata Presiden.

Jika pertumbuhan ekonomi stabil 5-6% per tahun,  Indonesia bakal menjadi raksasa ekonomi baru.  Prestasi yang pantas dipertahankan. 

"Katakanlah pertumbuhan kita 5-6 persen per tahun berarti ekonomi Indonesia akan naik dua kali. Ekonomi kita dalam kurang lebih 14 tahun ke depan akan jadi ekonomi dengan nilai US$ 2 triliun paling lambat pada 2032," kata Presiden.

Pernyataan Presiden ini senada dengan konsultan ekonomi internasional terkemuka, PricewaterhouseCoopers (PwC). Lembaga ini memproyeksikanbahwa pada tahun 2032 ekonomi Indonesia akan menjadi terbesar ke-5 dunia.  PwC menggunakan metode Purchasing Power Parity (PPP)  dalam membuat proyeksi ini.

Selama tiga tahun pemerintahan Jokowi dan menjelang empat tahun berjalan ini semua indikator kesejahteraan terus positif seperti tingkat kemiskinan,  laju inflasi,  tingkat pertumbuhan ekonomi,  ketimpangan pendapatan,  dan tingkat pengangguran. 

Berbagai prestasi ekonomi Indonesia ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin meningkat kesejahteraannya. Takhanya itu,  predikat positif pemerintahan ini layak menjadi catatan berharga untuk melanjutkan kinerja pemerintah hingga tuntas di akhir tahun 2019 .

Besar kemungkinan berbagai kondisi ekonomi yang membaik ini akan mengantarkan Presiden Joko Widodo mendapatkan amanat rakyat pada periode kedua.  (Bang Teno) 

Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by