[Close]
[Close]

  Breaking News :

  •  Beras 10.751 Kg; Gula 12.799 Kg; Minyak Goreng 11.517 Lt; Tepung Terigu 9.137 Kg; Kedelai 10.732 Kg; Daging Sapi 116.601 Kg; Daging Ayam 29.405 Kg; Telur Ayam 22.193 Kg; Cabe 28.216 Kg; Bawang 25.134 |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
  •  Susu 10.350 Gr; Jagung 7.232 Kg; Ikan 77.456 Kg; Garam 10.105 Kg; Mie Instan 2.437 Bks; Kacang 25.442 Kg; Ketela Pohon 5.641 Kg |
Presiden Kembali Ingatkan Investasi dan Ekspor
Presiden Kembali Ingatkan Investasi dan Ekspor

Bandung,  TNO-Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalu mengingatkan dua hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu peningkatan investasi dan nilai ekspor. Kali ini Presiden mengingatkan kembali pentingnya investasi dan ekspor di hadapan para gubernur se-Indonesia.  

Presiden berbicara  di hadapan gubernur dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), pada Kamis, (22/2) di Hotel The Trans Luxury, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat dan sedang menyelenggarakan Rakernas.  

 

Untuk menggenjot dua hal itu,  Presiden mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui penyederhanaan proses perizinan yang masih dinilai dapat menghambat kegiatan investasi dan ekspor.

“Problemnya seperti yang sering disebutkan, saya sampaikan, saya ulang-ulang terus mengenai lamanya perizinan, banyaknya aturan, banyaknya rekomendasi, banyaknya persyaratan. Itu yang saya minta untuk secepat-cepatnya dipangkas, sebanyak-banyaknya disederhanakan,” kata Kepala Negara kepada para jurnalis usai memberikan sambutan dalam pengarahan kepada peserta Rakernas APPSI. 

Menurut Presiden, penyederhanaan perizinan inilah yang akan ‎mempercepat dunia usaha untuk bergerak, berekspansi, serta berinvestasi.

“Sehingga kita harapkan lapangan kerja semakin bertambah,” ucap Presiden.

Pemerintah berencana akan membuat sebuah peraturan yang akan mengintegrasikan pola distribusi antar provinsi di seluruh Tanah Air agar lebih efektif dan efisien.

“Ini nanti kita siapkan setelah bertemu detailnya seperti apa sih. Jangan sampai ini malah meruwetkan, harusnya memudahkan, mempercepat,” ujar Presiden.

Tak hanya sampai di situ, pemerintah juga akan mengintegrasikan pola distribusi tersebut dengan program pemerintah lainnya, yakni tol laut.

Turut hadir mendampingi Presiden, Seskab Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dan anggota Wantimpres Agum Gumelar serta para Gubernur seluruh Indonesia. (*/her) 

Revitalisasi Pasar
Gerakan Nasional Pemerataan Ekonomi Digital Bagi UMKM Indonesia
Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita
Manfaatkan Kunjungan Raja Salman, Gubernur Sulsel Datangi Pengusaha Arab Saudi
ITPC Sao Paulo Incar Komunitas Jepang
Peluang Industri Kreatif Sinematografi Terbuka Luas
KEK Maloy Batuta - Kemendag Bahas Pendelegasian Perijinan Ekspor dan Impor
Kasus Impor Daging Sapi
 
Copyright ©tradenews.co, 2016 - 2018 All Rights Reserved Powered by